Bandar Lampung — Bintang Nusantara News Di tengah kenaikan harga sejumlah kebutuhan pokok yang dikeluhkan masyarakat, Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI) DPD Kota Bandar Lampung terus memperjuangkan aspirasi para pedagang pasar tradisional agar kondisi ekonomi masyarakat tetap stabil dan aktivitas perdagangan dapat berjalan dengan baik.
Komitmen tersebut ditunjukkan melalui kunjungan langsung APPSI DPD Kota Bandar Lampung ke Pasar Gudang Lelang pada Minggu, 17 Mei 2026, sekitar pukul 09.15 WIB. Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Ketua APPSI DPD Kota Bandar Lampung, Hasyim Syarif atau yang akrab disapa Pupung, bersama jajaran pengurus dan struktur organisasi APPSI Kota Bandar Lampung.
Kehadiran APPSI di tengah para pedagang disambut hangat dan penuh antusias. Para pedagang memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menyampaikan berbagai keluhan serta harapan terkait kondisi pasar tradisional, khususnya mengenai kenaikan harga sembako yang dinilai berdampak terhadap daya beli masyarakat.
Dalam dialog bersama pedagang, kenaikan harga minyak sayur menjadi salah satu persoalan utama yang disampaikan. Para pedagang berharap pemerintah dapat mengambil langkah konkret guna menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok agar aktivitas perdagangan di pasar tradisional tetap berjalan secara sehat dan kondusif.
Pupung menegaskan bahwa APPSI hadir sebagai wadah perjuangan pedagang pasar dalam menyampaikan aspirasi secara positif, terbuka, dan konstruktif kepada pemerintah daerah. Menurutnya, pasar tradisional memiliki peran penting dalam menopang perekonomian rakyat sehingga harus menjadi perhatian bersama.
“Kami hadir untuk mendengarkan langsung keluhan dan harapan para pedagang. APPSI akan terus menjadi jembatan komunikasi antara pedagang dan pemerintah agar setiap aspirasi dapat tersampaikan dengan baik,” ujar Pupung.
Selain membahas persoalan harga sembako, APPSI juga mengingatkan pentingnya menjaga kebersihan dan kenyamanan lingkungan pasar. Menurut Pupung, pasar yang bersih dan tertata akan meningkatkan kenyamanan masyarakat sekaligus memperkuat daya saing pasar tradisional.
Pihaknya turut mengapresiasi perhatian dan komitmen Wali Kota Bandar Lampung, Eva Dwiana, yang terus mendorong penataan serta kebersihan pasar tradisional di Kota Bandar Lampung.
“Kami mendukung penuh program dan arahan Bunda Eva Dwiana dalam menciptakan pasar yang bersih, nyaman, dan tertata. Sinergi antara pemerintah dan pedagang sangat penting agar pasar tradisional di Bandar Lampung semakin maju dan mampu memberikan kenyamanan bagi masyarakat,” tambahnya.
Dalam kesempatan tersebut, jajaran APPSI juga mengajak seluruh pedagang untuk bersama-sama menjaga kebersihan lingkungan pasar, mengelola sampah dengan baik, serta meningkatkan kesadaran terhadap pentingnya lingkungan sehat dalam menunjang aktivitas perdagangan.
Kegiatan itu mendapat respons positif dari para pedagang yang menilai kehadiran APPSI menjadi bentuk perhatian nyata terhadap kondisi pedagang pasar tradisional di Kota Bandar Lampung.
Dengan adanya komunikasi dan sinergi yang baik antara pedagang, APPSI, dan pemerintah daerah, diharapkan berbagai persoalan pasar, termasuk stabilitas harga kebutuhan pokok dan kebersihan lingkungan, dapat ditangani secara bersama demi mewujudkan pasar rakyat yang lebih maju, tertata, dan berdaya saing.(Red)



